7 jika masing-masing penghambat besarnya sama, rangkaian yang mempunyai hambatan pengganti paling kecil adalah ditunjuk oleh gambar A) a B) d C) c D) b 8. melalui sepotong kawat penghantar hambatan 0,1 kiloohm mengalir arus 2 ampere sehingga besarnya beda potensial adalah. Untuksampai ke Bandung, Didi memerlukan waktu 3 jam 45 menit. Waktu tersebut jika dikonversi ke dalam SI adalah . A. 765 s C. 13.500 s B. 10.800 s zat 2, dan zat 3 masing-masing memiliki sifat . Kunci : C Pembahasan : Soal 3 • Indikator SKL : Menentukan konversi suhu pada thermometer maka timbul gaya reaksi yang besarnya sama Perencanaanyang baik jika mendasarkan pada peta jabatan dan karier pegawai. belum tentu sama besarnya beban kerja dan bobot jabatannya dengan Kepala Balai .. eseloneering III/a. Oleh karena itu kebutuhan akan organisasi perangkat daerah bagi masing-masing daerah tidak senantiasa sama atau seragam. Besaran organisasi perangkat daerah Tigabuah muatan besarnya masing-masing 2 C, -2 C, dsn 2 C terletak pada ketiga titik sudut segitiga sama sisi dengan panjang sisinya 3 m. Jika tetapan listrik sebesar k, maka besar gaya listrik yg bekerja pada muatan 2 C adalah? 4/9 k newton; 5/9 k newton; 6/9 k newton; 7/9 k newton; Semua jawaban benar; Jawaban: A. 4/9 k newton Faktorpenghambat perkembangan kelembagaan kerja sama antardaerah ini dapat dikategorikan ke dalam (Bambang Tri Harsanto, dkk., 2015): 1. Besarnya komitmen pimpinan daerah ini juga akan Sebaliknyamasing-masing negara akan mengimpor barang-barang tertentu karena negara tersebut memilki faktor produksi yang relatif sedikit dan mahal untuk memproduksinya Kelemahan dari teori H-O yaitu jika jumlah atau proporsi faktor produksi yang dimiliki masing-masing negara relatif sama maka harga barang yang sejenis akan sama pula sehingga Salamorang baikku .. Nama saya Sartika Dewi dari kota Batan Miroto Semarang di Indonesia, saya ingin menggunakan media ini untuk menyarankan semua orang untuk berhati-hati mendapatkan pinjaman di sini, jadi banyak pemberi pinjaman di sini penipu dan mereka hanya di sini untuk menipu Anda dari Anda uang, saya mengajukan pinjaman sekitar 80 juta Hambatandalam masing-masing elemen tersebut adalah r 1,r 2,r 3,r n. Kedua ujung susunan tersebut dihubungkan dengan rangkaian luar yang mempunyai hambatan beban R. Apabila Faktorpenghambat pelaksanaan komunikasi interpersonal yaitu : hambatan pekerjaan dari kepala sekolah dan masing-masing guru sehingga sulit menentukan waktu yang pas untuk menentukan waktu pelaksanaan komunikasi interpersonal, serta adanya guru yang mengajar pada dua sekolah sehingga mengakibatkan guru membagi waktu untuk sekolah lain. 3 Hukum III Newton Hukum III Newton mengungkapkan bahwa, gaya-gaya aksi dan reaksi oleh dua buah benda pada masing-masing benda adalah sama besar dan berlawanan xlfm. PertanyaanDua buah vektor yang masing-masing besarnya 10 satuan dengan titik tangkap sama. Jika resultan kedua vektor juga 10 satuan, maka...Dua buah vektor yang masing-masing besarnya 10 satuan dengan titik tangkap sama. Jika resultan kedua vektor juga 10 satuan, maka... kedua vektor membentuk sudut 30° kedua vektor membentuk sudut 60° kedua vektor membentuk sudut 90° kedua vektor membentuk sudut 120° kedua vektor membentuk sudut 150° Jawabanjawaban yang tepat adalah yang tepat adalah Ditanyakan Sudut yang dibentuk kedua vektor Jawab Sudut yang dibentuk kedua vektor dapat dihitung menggunakan rumus resultan vektor, yaitu Dengan demikian, kedua vektor membentuk sudut 120°. Jadi, jawaban yang tepat adalah Ditanyakan Sudut yang dibentuk kedua vektor Jawab Sudut yang dibentuk kedua vektor dapat dihitung menggunakan rumus resultan vektor, yaitu Dengan demikian, kedua vektor membentuk sudut 120°. Jadi, jawaban yang tepat adalah D. Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!14rb+Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!NMNURUL MARDIYAH Makasih ❤️HHHabibi Habibi Bantu banget Contoh soal fisika kelas 10 soal fisika kelas 10 semester 2 soal fisika kelas 10 semester 2 dan pembahasannya latihan soal fisika kelas 10 contoh soal fisika kelas 9 soal fisika kelas 8 semester 2 Latihan soal Fisika kumpulan soal fisika kelas 10 latihan soal fisika kelas 10 semester 2 kumpulan soal fisika smp dan pembahasannya kumpulan soal fisika kelas 11 soal fisika kelas 7 semester 1 latihan soal fisika kelas 12 semester 1 download soal fisika kelas Soal Resistor Paralel dan Pembahasannya - Resistor adalah salah satu komponen penting dalam elektronika. Resistor memiliki banyak manfaat, selain sebagai penghambat arus listrik, resistor juga berfungsi sebagai pembagi tegangan. Maka dari itu di sini akan berbagi pengetahuan mengenai rangkaian resistor paralel. Di sini kalian akan mempelajari contoh soal resistor paralel dan pembahasannya. Pada gambar di bawah ini terdapat rumus hukum ohm dan rumus resistor paralel yang perlu Anda ketahui. Contoh Soal Resistor Paralel dan Pembahasannya Contoh Soal 1 – Dua Buah Resistor Tersusun Paralel Dua buah resistor terhubung secara paralel, jika besar masing-masing resistor adalah 2 kohm dan 4 kohm tentukan besar resistor pengganti? Pembahasan Diketahui R1 = 2 KOhm R2 = 4 KOhm Ditanya Besar Resistor Pengganti? Karena resistor tersusun secara paralel. Maka, gunakan Rumus Resistor Paralel. Perhatikan rangkaian hanya terdiri dari 2 buah resistor, sehingga diperoleh Jadi, besar resistor pengganti rangkaian di atas adalah 1,33 KOhm. Contoh Soal 2 – Tiga Buah Resistor Tersusun Paralel Suatu rangkaian tersusun atas 3 buah resistor yang di hubungkan secara paralel terdapat sebuah baterai dengan tegangan 12 Volt. Jika besar tiap resistor adalah 12 kohm, 6 kohm dan 4 kohm. Tentukan Besar Resistor Pengganti dari 3 buah resistor paralel dan Besar arus pada tiap resistor? Pembahasan Diketahui R1 = 12 KOhm R2 = 6 KOhm R3 = 4 KOhm Vs = 12 Volt Vs adalah Tegangan Sumber Ditanya Besar Resistor Pengganti dari 3 buah resistor paralel dan Besar arus pada tiap resistor? Menentukan Besar Resistor Pengganti Gunakan Rumus Resistor Paralel untuk 3 buah Resistor Menentukan Besar arus pada masing-masing resistor Berdasarkan Hukum Kirchhoff, pada rangkaian paralel besar tegangan tiap resistor adalah sama dengan besar tegangan sumber. V1 = V2 = V3 = Vs = 12 Volt, maka Besar arus yang mengalir pada resistor R1 i1 adalah V = i . R i1 = V1 / R1 i1 = Vs / R1 = 12 Volt / 12 Kohm = 1 mA Besar arus yang mengalir pada resistor R1 i2 adalah i2 = V2 / R2 i2 = Vs / R2 = 12 Volt / 6 Kohm = 2 mA Besar arus yang mengalir pada resistor R1 i3 adalah i3 = V3 / R3 i3 = Vs / R3 = 12 Volt / 4 Kohm = 3 mA Terlihat bahwa, semakin kecil resistor maka arus listrik yang mengalis semakin besar. Sedangkan semakin besar resistor maka arus listrik yang mengalir semakin kecil. Hal ini karena hubungan arus dan resistor adalah berbanding terbalik serta fungsi resistor sebagai penghambat arus listrik. Penting Dalam menghitung resistor baik itu seri ataupun paralel selalu perhatikan satuan dari resistor yang digunakan. Jika resistor memiliki satuan yang berbeda misalkan dalam satuan ohm dan kohm, maka Anda perlu mengkonversinya ke salah satu satuan. Berikut adalah Contoh Soal Resistor Paralel dengan satuan yang berbeda Contoh Soal 3 – Empat Buah Resistor Tersusun Paralel Diketahui 4 buah resistor 200 ohm, 400 ohm, 800 ohm dan 1,6 kohm. Tersusun secara paralel terhadap tegangan 12 Volt, seperti pada gambar di bawah ini. Tentukan besar resistor total atau resistor pengganti dari ke-4 resistor tersebut dan besar tegangan serta arus yang mengalir pada masing-masing resistor? Pembahasan Diketahui R1 = 200 ohm R2 = 400 ohm R3 = 800 ohm R4 = 1,6 Kohm = 1600 ohm Vs = 12 Volt Tegangan Sumber Ditanya Berapa besar resistor total atau resistor pengganti dari ke-4 resistor tersebut dan besar tegangan serta arus yang mengalir pada masing-masing resistor? Menghitung Besar Resistor Pengganti Karena Ke-4 Resistor Tersusun Secara Paralel, Maka Rumus Resistor Paralel adalah Jadi, Besar resistor pengganti atau resistor total dari keempat resistor yang tersusun secara paralel adalah 106,67 Ohm atau 0,10667 Kohm Besar tegangan pada masing-masing Resistor Berdasarkan Hukum Kirchoff, besar tegangan pada rangkaian yang tersusun paralel adalah sama dengan besar tegangan sumber, maka V1 = V2 = V3 = V4 = Vs = 12 Volt Besar arus yang mengalir pada masing-masing resistor adalah Berdasarkan Hukum 1 Kirchoff, besarnya arus yang masuk melalui suatu percabangan sama dengan besarnya arus yang keluar dari percabangan tersebut. Maka, Is = i1 + i2 + i3 + i4, sehingga i1 ≠ i2 ≠ i3 ≠ i4 ≠ Is Besar arus yang mengalir pada resistor R1 i1 adalah V = i . R i1 = V1 / R1 i1 = Vs / R1 = 12 Volt / 200 ohm = 0,06 A =60 mA Besar arus yang mengalir pada resistor R1 i2 adalah i2 = V2 / R2 i2 = Vs / R2 = 12 Volt / 400 ohm = 0,03 A = 30 mA Besar arus yang mengalir pada resistor R1 i3 adalah i3 = V3 / R3 i3 = Vs / R3 = 12 Volt / 800 ohm = 0,015 A = 15 mA Besar arus yang mengalir pada resistor R1 i4 adalah i4 = V4 / R4 i4 = Vs / R4 = 12 Volt / 1600 ohm = 0,0075 A = 7,5 mA Jadi, besarnya arus yang mengalir pada Resistor R1, R2, R3 dan R4 berturut-turut adalah 60 mA, 30 mA, 15 mA dan 7,5 mA Contoh Soal 4 – Dua Buah Resistor Tersusun Paralel Dua buah resistor R1 = 2 KOhm dan R2 = 6 KOhm terpasang secara paralel seperti pada gambar. Jika diketahui bahwa arus total yang mengalir pada rangkaian adalah 2 mA dan arus pada resistor R1 adalah 1,5 mA. a. Tentukan Besar Rangkaian Pengganti b. Tentukan besar arus yang mengalir pada Resistor R2 c. Tentukan tegangan pada masing-masing resistor Pembahasan Diketahui R1 = 2 KOhm R2 = 6 KOhm Is = 2 mA I1 = 1,5 mA Ditanya ......? Tentukan Besar Rangkaian Pengganti Gunakan Rumus Resistor Paralel Jadi, besar hambatan pengganti untuk rangkaian di atas adalah 1,5 KOhm Tentukan besar arus yang mengalir pada Resistor R2 Gunakan Hukum 1 Kirchoff, Besarnya arus yang masuk pada titik percabangan adalah sama dengan besarnya tegangan yang keluar dari titi percabangan tersebut. Perhatikan pada gambar di atas. Arus yang masuk ke titik percabangan adalah arus sumber Is sebesar 2 mA dan arus yang keluar dari percabangan tersebut adalah i1 dan i2. Maka kita peroleh Is = I1 + I2 I2 = Is – I1 = 2 mA – 1,5 mA = 0,5 mA Jadi, besar arus yang mengalir pada Resistor R2 adalah 0,5 mA Tentukan tegangan pada masing-masing resistor Gunakan Hukum Ohm V = I . R Tegangan Pada Resistor R1 V1 V1 = I1 . R1 = 1,5 mA 2 Kohm = 3 Volt Tegangan Pada Resistor R2 V2 V2 = I2 . R2 = 0,5 mA 6 Kohm = 3 Volt Terbukti bahwa pada rangkaian paralel tegangan pada tiap pada tiap resistor adalah sama. Jadi, Besarnya tegangan pada R1 dan R2 adalah 3 V. Contoh Soal 5 – Tiga Buah Resistor Tersusun Paralel Tiga buah resistor tersusun secara paralel seperti pada, jika diketahui besar dua buah resistor itu adalah 6 KOhm dan 12 KOhm serta besar resistor paralel penggantinya adalah 2 KOhm. Tentukan besar resistor yang ketiga? Pembahasan Diketahui R1 = 6 KOhm R2 = 12 KOhm Rp = 2 KOhm Rp adalah besar resistor pengganti yang tersusun secara paralel Ditanya R3 ...? Gunakan Rumus Resistor Paralel Jadi, besar resistor yang ketiga adalah 4 KOhm. Itulah artikel tentang contoh soal resistor paralel dan pembahasannya. Semoga artikel ini membantu anda dalam mengerjakan tugas sekolah. Terimakasih telah KeywordContoh soal fisika kelas 10 soal fisika kelas 10 semester 2 soal fisika kelas 10 semester 2 dan pembahasannya latihan soal fisika kelas 10 contoh soal fisika kelas 9 soal fisika kelas 8 semester 2 Latihan soal Fisika kumpulan soal fisika kelas 10 latihan soal fisika kelas 10 semester 2 kumpulan soal fisika smp dan pembahasannya kumpulan soal fisika kelas 11 soal fisika kelas 7 semester 1 latihan soal fisika kelas 12 semester 1 download soal fisika kelas 11 1. Tiga buah hambatan disusun secara seri, masing – masing nilainya 4 ohm, 3 ohm dan 5 ohm. Hambatan ini kemudian dipasang pada tegangan 120 volt. Hitunglah besarnya tegangan pada hambatan 3 ohm. Jawab R1 = 4 ohm R2 =3 ohm R3 =5 ohm V = 120 volt Rtotal = 4 ohm + 3 ohm + 5 ohm = 12 ohm V = I . R I = V/Rtotal = 120 /12 = 10 A V pada R2 bernilai 3 ohm adalah VR2 = I X R2 = 10 X 3 = 30 volt 2. Tiga buah hambatan dihubungkan secara paralel. Hambatan tersebut masing masing bernilai 2 ohm, 1 ohm dan 2 ohm. Jika rangkaian hambatan tersebut dihubungkan pada tegangan 12 volt, hitunglah besarnya kuat arus total dan kuat arus yang mengalir pada hambatan 1 ohm. Jawab R1 = 2 ohm R2 = 1 ohm R3 = 2 ohm V = 12 volt 1/Rtotal = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3 = ½ + 1/1 + ½ = 4/2 Rtotal = ½ ohm Kuat arus totalnya adalah V = Itotal X Rtotal Itotal = V / Rtotal = 12/1/2 = 24 ampere Kuat arus pada resistor 1 ampere adalah IR2 = V / R2 = 12 / 1 =12 ampere 3. Hitunglah besar hambatan pengganti dari rangkain hambatan di bawah ini. Karena rangkaian yang ujung bersifat terbuka sehingga arus tidak ada yang akan melewati resistor 7 ohm dan 14 ohm, maka kedua resistor tersebut tidak perlu dihitung sehingga rangkaian dapat diubah menjadi seperti berikut. Karena resistor 3 ohm, 2 ohm, 1 ohm, 2 ohm dan 4 ohm terhubung secara seri, maka kita dapat menghitung hambatan totalnya dari rangkaian seri 5 buah resitor tersebut dengan menjumlahkan sebagai berikut. Rs = 3 + 2 + 1 + 2 + 4 = 12 ohm Rangkaian sekarang berubah menjadi seperti berikut. Karena Rs dan resistor 6 ohm terhubung secara paralel, maka sekarang kita dapat menghitungnya dengan rumus Sekarang rangkaian berubah seperti gambar berikut. Karena masing masing resistor sudah terhubung seri maka sekarang kita tinggal menjumlahkan ketiganya sehingga didapatkan sebagai berikut. Rtotal = 2 ohm + 4 ohm + 3 ohm Jadi hambatan total dari rangkaian di atas adalah 9 ohm 4. Sederhanakanlah rangkaian resistor berikut ini Rangkaian di atas dapat pula kita gambarkan sebagai berikut. Karena pada gambar terdapat tiga buah resistor 6 ohm yang terhubung secara paralel maka kita dapat menghitungnya sebagai berikut. Gambar rangkaiannya sekarang menjadi seperti berkut Karena semua resistor sudah terhubung secara seri, maka untuk mencari hambatan totalnya kita dapat menjumlahkan masing masing nilai resistor tersebut sehingga didapatkan nilai sebagai berikut. Rtotal = 1 ohm + 4 ohm + 2 ohm + 12 ohm + 3 ohm = 22 ohm 5. Carilah hambatan pengganti dari rangkaian hambatan berikut ini. Dari gambar di atas, terlihat bahwa ada dua resistor yang terhubung paralel yaitu resistor 4 ohm. Untuk pertama kali kita hitung dulu hambatan pengganti dari resistor paralel ini dengan rumus berikut. Sekarang gambar rangkaian kita menjadi seperti berikut. Karena resistor 2 ohm terhubung secara seri ke resistor Rp1, maka sekarang kita tinggal hitung hambatan seri keduanya dengan cara menjumlahkan seperti berikut. Rs1 =2 ohm + Rs1 = 2 + 2 = 4 ohm Gambar kita sekarang berubah sebagai berikut. Karena Rs1 terhubung paralel dengan resistor 4 ohm, maka kita harus hitung dulu hambatan paralel dari keduanya sebagai berikut. 1/ Rp2 = 1/ Rs1 + ¼ = ¼ + ¼ =2/4 Sekarang rangkaian kita berubah menjadi seperti berikut. Dari gambar terlihat bahwa resistor 2 ohm terhubung secara seri dengan resistor Rp2, maka sekarang kita tinggal hitung nilai hambatan seri antara keduanya seperti berikut. Gambar kita akan berubah seperti berikut. Karena Rs2 terhubung secara paralel dengan resistor 4 ohm, maka kita hitung juga hambatan paralel antara keduanya seperti berikut. 6. hitunglah hambatan total dari rangkaian hambatan di bawah ini. Untuk memudahkan gambar kita ubah dulu bentuknya menjadi seperti berikut. Pertama kita hitung dulu hambatan seri kedua R 4 ohm seperti berikut. Sekarang rangkaian kita menjadi seperti berikut. Karena Rs1 terhubung secara paralel dengan hambatan 8 ohm, maka kita hitung dulu dengan cara berikut. Sekarang gambar kita berubah seperti berikut. Karena Rp1 terhubung secara seri dengan resistor 2 ohm maka kita hitung dulu hambatan pengganti keduanya seperti berikut. Gambar kita sekarang berubah menjadi seperti berikut. Sekarang kita hitung dulu hambatan pengganti dari ketiga resistor di atas dengan cara berikut. 1/Rp2 = 1/Rs2 + 1/6 + 1/6 Sekarang rangkaian kita berubah seperti gambar berikut. Karena hambatan yang tersisa terhubung secar seri, maka sekarang kita sudah bisa menghitung hambatan total dari rangkaian dengan cara berikut.