ContohMakalah Study Tour ke Bali. Contoh Laporan Perjalanan Study Tour ke Bali Siswa Siswi SMA NEGERI 1 KANDAT bersama guru pembimbing. c. J ADWAL ACARA DAN OBJEK WISATA. Karya wisata ini dilaksanakan sebelum Ulangan Tengah Semester pada tanggal 10 Maret 201 5 - 14 Maret 201 5. Penulis berada di Pulau Dewata Bali selama 5 hari dan LAPORANHASIL STUDY TOUR. KE BALI . Disusun Guna Memenuhi Tugas Bahasa Indonesia. Guru Pengampu. Doni Tridadi,S.Pd. Laporan yang saya buat ini berjudul "LAPORAN HASIL STUDY TOUR KE BALI". Bapak / Ibu guru SMA N 2 Mranggen yang telah membantu dalam penyusunan karya tulis ini. PROPOSALKEGIATAN STUDY TOUR KE BALI. Study tour merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sekolah setiap akhir tahun pelajaran termasuk juga di SMA Negeri 5 Yogyakarta. Kegiatan ini diadakan untuk menambah wawasan dan pengalaman serta membiasakan siswa belajar secara langsung mengenal tempat-tempat bersejarah dengan cara berinteraksi dengan oF4n. Belajar di luar kelas, biar makin cerdas. Itulah tagline yang diusung pada kegiatan study tour ke Bali pada bulan Januari tahun ini. Kegiatan study tour tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu 11/1/2020 sampai dengan hari Rabu 15/1/2020. Peserta study tour yaitu 133 siswa-siswi kelas XI SMA Negeri 2 Grabag dan 9 Bapak Ibu Guru, Karyawan serta Komite selaku pendamping. Bapak Ibu Guru yang turut mendampingi siswa, yaitu Pak Djoko Budi Susilo, Ibu Pawit Kowiyah, Pak Heri Setiawan, Pak Muchamad Isnani, Pak Nurul Isa, Ibu Yulidha Ayuk, Ibu Rahayu Ari Prihatiningsih, Pak Joko Kuswanto, serta Pak Broto selaku Komite. Peserta study tour berangkat dari SMA Negeri 2 Grabag dengan bus pada hari Sabtu pukul pagi. Selang sehari, yaitu pada Minggu pukul dini hari, rombongan telah sampai di tempat transit di Pulau Bali untuk beristirahat sejenak. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan pada pagi hari untuk mengunjungi tempat-tempat wisata di sana. Bedugul menjadi tempat pertama yang dikunjungi oleh peserta study tour. Bedugul adalah sebuah kawasan wisata dengan danau dan gunung yang terletak di bagian tengah pulau Bali. Di sini siswa dapat belajar secara langsung tentang danau dari sudut ilmu Geografi yaitu sebagai bentuk permukaan bumi ataupun ilmu Biologi yaitu tentang ekosistem. Siswa SMA Negeri 2 Grabag di Bedugul, Bali Setelah dari Bedugul, rombongan kemudian menuju ke Desa Penglipuran. Desa Penglipuran adalah salah satu desa adat di mana masyarakatnya masih menjalankan dan melestarikan budaya tradisional Bali dalam kehidupan sehari-hari. Rumah dan bangunan di desa ini pun masih menjunjung nilai-nilai adat. Sehingga di sini siswa dapat mempelajari tentang keanekaragaman budaya dengan melihat budaya masyarakat setempat. Masih di hari yang sama, rombongan melanjutkan perjalanan ke pusat oleh-oleh Joger dan Pandawa. Selain dapat berbelanja cindera mata, siswa juga dapat belajar tentang aplikasi konsep Kewirausahaan. Hari pertama di Bali pun telah terlewati, baik peserta study tour maupun Bapak Ibu pendamping kemudian beristirahat di penginapan. Memasuki hari ketiga yaitu hari Senin, ada beberapa tempat yang telah dijadwalkan untuk dikunjungi. Tempat pertama adalah Museum Brajasandi. Di sini siswa dapat belajar perjuangan masyarakat Bali dalam mempertahankan kemerdekaan di bawah pimpinan I Gusti Ngurah Rai. Dilanjutkan ke Pantai Kuta dan Pantai Pandawa. Selama di pantai siswa mengamati gelombang pantai untuk dikaitkan dengan materi pelajaran Fisika. Di samping itu, karena bertemu banyak wisatawan mancanegara, siswa mempraktikkan speaking in English dengan wisatawan. Destinasi selanjutnya yaitu ke Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana GWK. Di areal taman budaya ini, siswa dan Bapak Ibu guru menyaksikan hasil karya seni yang akan menjadi maskot Bali, yakni patung berukuran raksasa Dewa Wisnu yang sedang menunggangi tunggangannya, yakni Garuda, setinggi 120 meter. Ada pula pertunjukan tari Kecak dan tari adat Bali lainnya. Siswa diajak untuk ikut serta menarikan tarian tersebut bersama penari-penari aslinya. Pada hari keempat yaitu hari Selasa, rombongan diajak ke Tanah Lot. Rombongan study tour diajak melihat peristiwa alam, yakni bagaimana air tawar walaupun bercampur dengan air asin rasanya tetap tawar. Di Tanah Lot pula terdapat fenomena unik di mana ada ular yang tidak pernah berpindah tempat. Tanah Lot sekaligus menjadi destinasi terakhir study tour di Pulau Bali. Usai dari sana, rombongan study tour melanjutkan perjalanan pulang ke Magelang. Pada siang hari sekitar pukul bus peserta study tour menyeberang dari Pulau Bali kembali ke Pulau Jawa. Pada hari Rabu pukul dini hari, peserta telah sampai dengan selamat di SMA Negeri 2 Grabag. Post navigation